← Kembali ke Blog

Rotary Valve 2,2KW No.1 Kembali Smooth — Overhaul Motor MMP

Running test Motor Rotary Valve 2,2KW No.1 setelah overhaul UNO Solusi Teknik

Tidak semua pekerjaan motor repair harus berakhir dengan rewinding. Pada AC Electromotor Rotary Valve No.1 2,2KW milik PT Mitra Murni Perkasa, hasil inspeksi menunjukkan winding masih sehat. Masalah utamanya justru ada di area mekanikal: journal bearing low tolerance, housing bearing over tolerance, bearing dan nok seal sudah harus diganti.

Pekerjaan ini merujuk pada dokumen UST.AC-032026-015 tanggal 30 Maret 2026, dengan estimasi penyelesaian 18 April 2026. Scope UNO Solusi Teknik mencakup overhaul total, repair journal dan housing bearing, penggantian bearing/seal, re-varnish, balancing, painting, final assembly, dan no-load running test.

Data Motor

CustomerPT Mitra Murni Perkasa (MMP)
EquipmentAC Electromotor Rotary Valve No.1
ManufacturerYongjia Sanling
Model / FrameYE3-100L1-4
Daya / Tegangan2,2KW / 380V, 3 Phase, 50Hz
Arus Nominal5,0 A
Speed1430 RPM
Insulation ClassF
ReferensiIEEE 43-2013 dan EASA AR100-2020

Kondisi Awal: Winding Sehat, Mekanikal yang Bermasalah

Initial electrical test masih menunjukkan hasil yang baik. Winding resistance antar fase terbaca seimbang di sekitar 3,01–3,02 Ω. Insulation resistance juga masih 2,0 GΩ dengan Polarization Index 2,05. Artinya, stator winding dan rotor bars tidak menjadi penyebab utama failure.

Kondisi awal Motor Rotary Valve No.1 2,2KW MMP
Kondisi awal motor rotary valve beserta gearbox saat masuk workshop. Unit ditandai sebagai No.1 untuk tracking pekerjaan.
Nameplate Motor Rotary Valve 2,2KW Yongjia Sanling
Nameplate motor Yongjia Sanling: 2,2KW, 380V, 5,0A, 1430 RPM, insulation class F.

Temuan yang perlu ditindaklanjuti ada pada sisi bearing dan seal. Journal bearing DE dan NDE masuk kategori low tolerance, sedangkan housing bearing DE over tolerance dengan ukuran awal 62,030 mm. Komponen ball bearing, nok seal, dan bearing gearbox juga direkomendasikan untuk diganti.

Catatan teknis: motor rotary valve sering bekerja dekat area debu/material handling. Kalau bearing fit, seal, dan greasing tidak dijaga, motor bisa tetap lolos insulation test tetapi operasi mekanikalnya kasar, panas, atau vibration naik.
Incoming inspection Motor Rotary Valve No.1 2,2KW
Incoming inspection: winding masih acceptable, tetapi journal/housing bearing dan komponen mekanikal perlu repair atau replacement.
Dimensional inspection journal dan housing bearing Rotary Valve motor
Dimensional inspection menjadi dasar repair bearing journal DE/NDE dan housing bearing DE agar kembali sesuai tolerance.

Scope Overhaul dan Komponen yang Diganti

Pekerjaan dilakukan dengan pendekatan overhaul total. Motor dibongkar, rotor dibersihkan, dilakukan drying out, re-varnish, dan balancing. Area journal shaft DE/NDE diperbaiki, housing bearing DE direpair, lalu dilakukan penggantian komponen aus.

  • Ball Bearing DE: 6305-2RS
  • Ball Bearing NDE: 6206-2RS
  • Nok Seal: TC 25-55-10 dan TC 30-45-10
  • Bearing Gear Box: 72752904-JYPX
  • Cleaning, re-varnish, balancing, painting, dan final assembly
Rotor assembly Motor Rotary Valve 2,2KW setelah dismantling
Rotor assembly setelah dismantling. Pemeriksaan journal penting untuk memastikan bearing duduk presisi saat assembly.
Stator Motor Rotary Valve setelah re-varnish
Stator setelah proses re-varnish. Walaupun winding masih sehat, perlakuan ini membantu menjaga kualitas insulation setelah overhaul.

Hasil Before vs After

Setelah repair, winding resistance tetap balanced di 2,98 Ω antar fase. Insulation resistance tetap sehat di 2,0 GΩ, PI 2,05, dan area mekanikal kembali sesuai tolerance: housing DE dari 62,030 mm menjadi 62,000 mm, journal DE dari 25,000 mm menjadi 25,010 mm, serta journal NDE dari 30,000 mm menjadi 30,010 mm.

ParameterSebelumSesudahStatus
Winding Resistance3,01 / 3,02 / 3,01 Ω2,98 / 2,98 / 2,98 ΩBalanced
Insulation Resistance2,0 GΩ2,0 GΩAcceptable
Polarization Index2,052,05Acceptable
Housing Bearing DE62,030 mm62,000 mmPas / H6
Journal Shaft DE25,000 mm25,010 mmPas / K5
Journal Shaft NDE30,000 mm30,010 mmPas / K5

No-Load Running Test: Smooth Operation

Final test menunjukkan motor berjalan halus. Tegangan berada di 391,4–392,2V, arus no-load stabil 2,6A di tiga fase, speed terukur 1499 RPM, dan temperatur operasi masih aman: DE 35,3°C, frame 38,8°C, NDE 35,7°C.

Parameter Running TestHasil
Voltage391,4–392,2 V
Current No-load2,6 A balanced di 3 phase
Speed1499 RPM
TemperatureDE 35,3°C — Frame 38,8°C — NDE 35,7°C
Vibration DEH 1,3 — V 1,2 — A 0,7 mm/s
Vibration NDEH 1,6 — V 0,6 — A 1,6 mm/s
Current dan vibration test Motor Rotary Valve 2,2KW No.1
Pengukuran current dan vibration saat no-load running test. Hasilnya menunjukkan operasi halus setelah overhaul.
Thermal dan speed test Motor Rotary Valve 2,2KW No.1
Thermal check dan tachometer reading menunjukkan temperatur aman dan speed tercapai di 1499 RPM.

Kenapa Kasus Ini Penting

Kasus ini bagus karena menunjukkan bahwa keputusan repair harus berdasarkan data. Kalau hanya melihat motor “masih bagus insulation-nya”, masalah bearing fit dan seal bisa terlewat. Sebaliknya, kalau langsung rewinding tanpa perlu, biaya jadi tidak efisien.

Dengan inspeksi mengacu ke IEEE 43-2013 dan praktik repair EASA AR100-2020, tindakan yang diambil menjadi tepat: winding dipertahankan, mekanikal diperbaiki, komponen aus diganti, lalu kualitas akhir dibuktikan dengan running test.

Motor gearbox/rotary valve mulai kasar, panas, atau vibration naik?

IR 2,0 GΩ • Speed 1499 RPM • Smooth Operation

UNO Solusi Teknik membantu overhaul motor kecil sampai besar: inspeksi, repair journal/housing, bearing replacement, re-varnish, balancing, painting, dan final test report.

Konsultasi Overhaul Motor via WhatsApp