Dua malam tanpa tidur yang cukup. Satu tim yang kerja di bawah lampu workshop sampai larut. Shaft berputar. Varnish mengeras. Kabel tersambung presisi. Dan hari ini, semua itu dibuktikan.
Sembari para teknisi merapikan tooling, satu hal yang tidak boleh terlewat adalah packaging. Bukan asal bungkus. Motor 70KW seberat itu butuh perlindungan ekstra. Paparan garam di laut, kelembaban udara, bahkan guyuran hujan di dermaga semuanya bisa merusakisolasi dan bearing kalau tidak ditutup dengan benar.
Plastik Wrap, Bukan Kain Biasa
Tim menggunakan plastik stretch wrap berlapis beberapa kali, menutup seluruh body motor dari end shield sampai terminal box. Ini bukan formalism administratif. Ini standar operasional untuk marine delivery. Plastik menahan masuknya uap air dan partikel korosif selama proses bongkar muat di pelabuhan.
Di samping motor yang sudah terbungkus rapi, surat jalan dengan kode DN-260411-01 sudah diteken. Jumlahnya satu unit. specs: 70KW, 440V, 60Hz, 1750 RPM. Kapal tujuan: MV Langgeng milik PT Lumoso Pratama Line.
Proses Muat: Butuh Keakuratan
Muat barang berat bukanlah pekerjaan yang bisa terburu-buru. Crane Hiab diturunkan. Outrigger hydraulic dikunci ke permukaan yang keras. Slings dipasang pada titik angkat yang sudah ditentukan di frame motor. Setiap langkah diverifikasi supaya beban terdistribusi merata.
Motor diturunkan perlahan ke bak kendaraan. Posisi disesuaikan supaya center of gravity tepat di tengah. Setelah mantap di tempatnya, tali lashing dikencangkan. Motor tidak boleh bergerak satu milimeter pun selama perjalanan di jalan.
Dari Dermaga Menuju Vessel
Kendaraan sampai di dermaga. Tapi pekerjaan belum selesai. Satu tantangan lagimenunggu: memindahkan motor dari kendaraan ke atas kapal KM Cempaka Putih 03 yang sudah bersiaga di tepi water.
Crane kembali beroperasi. Kali ini bukan di asphalt, tapi di atas pier dengan hydraulic outrigger yang membuka landasannya di antara palu dan permukaan air. Beban bergerak pelan dari kendaraan, melayang di atas water, lalu turun presisi ke dek kapal. Satu orang di dalam kapal membantu menavigasi load, dua orang lagi memastikan sling tidak terkelupas dari fitting point.
Motor mendarat di deck. Momen itu terasa final. Seperti momen dari sesuatu yang sudah dijaga selama berhari-hari.
3 Hari. 70KW. Selesai.
Tidak ada yang mudah dari proses ini. Masukkin coil waktu malam, cek phasa pada tengah malam, turunin stator ke bak varnish jam 2 pagi. Tapi di ujung jalan, hasilnya berbicara sendiri.
Motor marine 70KW yang sebelumnya mengalami insulation failure, sekarang sudah di-rewound, balanced, dan lulus no-load test. Unit ini sekarang sedang dalam perjalanan menuju MV Langgeng untuk dipasang dan dijalankan lagi di lapangan.
"One of the most rewarding things about this job is seeing the whole journey in one glance. Disassembly on Day 1. Winding on Day 2. And now, standing on the deck watching the motor get lowered into the boat. That's the moment everything clicks."
โ Tim Teknisi UNO Solusi Teknik
Terima kasih buat kepercayaan PT Lumoso Pratama Line. Semoga motor ini menghidupkan mesin di Kapal Langgeng untuk bertahun-tahun ke depan tanpa masalah.
