← Kembali ke Blog

Inspection Motor 55KW TECO REA Kaltim — Winding Burn, Outer Cap Crack & Bearing Area Out Tolerance

Motor 55KW TECO REA Kaltim saat diterima untuk initial inspection UNO Solusi Teknik

Ini adalah initial inspection report untuk AC Electromotor 55KW TECO milik PT REA Kaltim Plantations. Scope awal pekerjaan mencakup dismantling, inspection, report, dan reassembly untuk melihat kondisi aktual motor sebelum keputusan repair dibuat.

Berdasarkan report tanggal 03 Juni 2026 dengan project number PRSOM26121241, temuan utama ada di sisi electrical dan mechanical: stator winding burn, insulation resistance hanya 6,22 MΩ, bearing journal dan housing area tidak memenuhi toleransi, outer cap DE crack, dan ada catatan serius berupa explosion occurred in the stator core iron. Ini bukan kondisi yang cukup ditangani dengan cleaning ringan.

Data Motor

CustomerPT REA Kaltim Plantations
EquipmentAC Electromotor 55KW TECO
Daya / Tegangan55KW / 380–415V, 3 Phase, 50Hz
Speed980 RPM
Project NumberPRSOM26121241
Tanggal Report03 Juni 2026
Scope AwalDismantling, inspection, report, dan reassembly
ReferensiIEEE 43-2013, EASA AR100-2020, IEC 60072-1

Kondisi Saat Diterima

Motor diterima dan didokumentasikan sebelum proses dismantling. Pada motor 55KW seperti ini, visual luar sering belum cukup untuk menjelaskan akar masalah. Karena itu pemeriksaan dilanjutkan ke terminal, stator, rotor, journal shaft, housing bearing, dan komponen cover/cap.

Motor 55KW TECO REA Kaltim saat diterima di workshop
Motor 55KW TECO saat diterima. Dokumentasi awal dilakukan sebelum electrical dan mechanical inspection.
Rotor Motor 55KW TECO REA Kaltim saat diterima
Rotor saat diterima. Pada summary report, rotor bars masih fit di laminated core iron dan masih dalam kondisi baik.

Temuan Elektrikal: Winding Burn dan IR 6,22 MΩ

Hasil insulation resistance mencatat Ph U+V+W to Ground = 6,22 MΩ. Jika dibandingkan dengan acuan report minimum 100 MΩ sesuai IEEE Std. 43-2013, nilai ini masuk kategori Not Acceptable. Dengan kondisi ini, motor tidak layak langsung dioperasikan karena risiko short, trip, dan kerusakan lanjutan masih tinggi.

Winding resistance juga dinyatakan Not Acceptable. Hasil pengukuran mencatat U–V 0,21 Ω, V–W 0,134 Ω, dan U–W 0,146 Ω, sementara referensi report mensyaratkan balance dalam toleransi ±5%. Ketidakseimbangan ini sejalan dengan temuan visual bahwa stator winding sudah burn.

Diagnosis utama: stator winding burn, insulation resistance jauh di bawah requirement, dan ada catatan explosion pada stator core iron. Scope repair harus diputuskan berbasis data test, bukan hanya kondisi visual luar motor.
Stator NDE Motor 55KW TECO REA Kaltim saat inspeksi awal
Stator sisi NDE setelah dismantling. Area winding menjadi fokus utama karena ditemukan burn dan hasil electrical test tidak acceptable.
Stator DE Motor 55KW TECO REA Kaltim saat inspeksi awal
Stator sisi DE. Pemeriksaan visual dan electrical test menjadi dasar rekomendasi rewinding.

Temuan Mekanikal: Bearing Area Out Tolerance

Dari sisi mekanikal, bearing clearance diperiksa mengacu pada EASA AR100-2020. Report mencatat bearing journal dan housing di sisi DE maupun NDE tidak acceptable. Walaupun journal terbaca Ø85,000 mm, status judgement tetap Not Acceptable terhadap referensi tolerance report. Housing bearing Ø180,030 mm juga masuk out tolerance terhadap batas referensi Ø180 mm +0,025 ~ +0,000.

AreaReferenceHasil PengukuranStatus
DE Journal ShaftØ85 mm +0,029 ~ +0,045Ø85,000 mmNot Acceptable
DE Housing BearingØ180 mm +0,025 ~ +0,000Ø180,030 mmNot Acceptable / over tolerance
NDE Journal ShaftØ85 mm +0,002 ~ +0,018Ø85,000 mmNot Acceptable
NDE Housing BearingØ180 mm +0,025 ~ +0,000Ø180,030 mmNot Acceptable / over tolerance
Journal NDE Motor 55KW TECO REA Kaltim
Journal sisi NDE. Area journal harus dikembalikan ke tolerance agar bearing fit dan tidak memicu vibration berulang.
Housing bearing DE Motor 55KW TECO REA Kaltim
Housing bearing sisi DE. Housing yang out tolerance perlu repair supaya bearing tidak longgar saat motor kembali running.

Outer Cap DE Crack dan Stator Core Finding

Salah satu temuan penting adalah outer cap DE side was found crack, yang disebutkan sudah dijustifikasi menggunakan penetrant test. Crack pada cover/cap bearing area tidak boleh dianggap cosmetic defect, karena area ini ikut menjaga alignment dan support bearing. Bila dibiarkan, risiko vibration, bearing premature failure, dan misalignment akan meningkat.

Outer cap DE Motor 55KW TECO REA Kaltim ditemukan crack
Outer cap sisi DE ditemukan crack. Report merekomendasikan repair outer cap DE sebagai bagian dari scope perbaikan.
Stator core DE Motor 55KW TECO REA Kaltim
Stator core sisi DE. Summary report juga mencatat adanya explosion pada stator core iron, sehingga pemeriksaan lanjutan saat repair menjadi penting.

Ringkasan Hasil Inspeksi

ItemTemuanKeputusan Teknis
Stator WindingFound burnRewinding stator
Insulation Resistance6,22 MΩ; acuan report minimum 100 MΩNot acceptable
Winding ResistanceU–V 0,21 Ω; V–W 0,134 Ω; U–W 0,146 ΩUnbalanced, not acceptable
Rotor BarsFit di laminated core iron masih baikClean, dry, re-varnish, balancing bila perlu
Journal DE/NDEOut of tolerance per EASA AR100Repair bearing journal
Housing DE/NDEOut of tolerance per EASA AR100Repair bearing housing
Outer Cap DEFound crack, confirmed by penetrant testRepair outer cap DE
BearingRoller Bearing DE NU317-C3 dan Ball Bearing NDE 6317-C3Replace
Inspection data Motor 55KW TECO REA Kaltim
Inspection data mencatat hasil electrical dan mechanical test sebagai dasar rekomendasi repair.

Rekomendasi Repair

Scope repair yang direkomendasikan adalah rewinding stator, repair bearing journal DE & NDE, repair bearing housing DE & NDE, replacement Roller Bearing DE NU317-C3 dan Ball Bearing NDE 6317-C3, balancing rotor, serta repair outer cap DE. Rotor assembly juga direkomendasikan untuk cleaning, drying out, re-varnish, dan balancing jika diperlukan.

Setelah assembly, motor harus masuk no-load running test dengan monitoring parameter electric dan temperature. Estimasi scope of works pada report tercatat final price Rp48.200.000. Yang paling penting: repair tidak hanya mengembalikan motor supaya bisa berputar, tetapi memastikan bearing fit, insulation sehat, dan area support mekanikal kembali reliable.

Catatan Maintenance

Untuk motor 55KW 980 RPM yang bekerja di area plantation, failure mode seperti winding burn dan bearing area out tolerance biasanya tidak muncul mendadak tanpa indikasi. Trending insulation resistance, monitoring temperature, vibration/noise, grease management, dan dimensional check saat overhaul perlu menjadi rutinitas. Dengan cara itu, keputusan repair bisa dilakukan lebih awal sebelum kerusakan menyebar ke stator core, bearing housing, dan cap area.

Motor mulai trip, panas, vibration naik, atau insulation drop?

IR 6,22 MΩ • Winding burn • Outer cap crack • Bearing area out tolerance

UNO Solusi Teknik membantu initial inspection, electrical test, dimensional check, penetrant test, rekomendasi scope repair, rewinding, balancing, sampai no-load running test sebelum motor dikembalikan ke operasi.

Konsultasi Repair Motor 55KW via WhatsApp