← Kembali ke Blog

Inspection Motor 45KW REA Kaltim — Grease Masuk Winding, IR Drop & Journal Out Tolerance

Motor 45KW REA Kaltim saat diterima untuk initial inspection UNO Solusi Teknik

Ini adalah initial inspection report untuk AC Electromotor 45KW milik PT REA Kaltim Plantations. Pekerjaan inspeksi dilakukan untuk memastikan kondisi aktual motor sebelum scope repair diputuskan: electrical check, mechanical check, dokumentasi dismantling, rekomendasi repair, dan estimasi pekerjaan.

Berdasarkan laporan tanggal 23 Juni 2026 dengan project number PRCOM26121702, temuan utamanya cukup jelas: stator winding burn, insulation resistance sangat rendah, winding resistance tidak seimbang, dan area bearing sudah keluar toleransi. Ada juga catatan penting di sisi operasi: grease ditemukan banyak masuk ke stator winding karena saat re-greasing, grease outlet tidak dibuka.

Data Motor

CustomerPT REA Kaltim Plantations
EquipmentAC Electromotor 45KW (2)
Daya / Tegangan45KW / 380V, 3 Phase, 50Hz
Speed1480 RPM
Project NumberPRCOM26121702
Tanggal Report23 Juni 2026
Scope AwalDismantling, inspection, report, dan reassembly
ReferensiIEEE 43-2013, EASA AR100-2020, IEC 60072-1

Kondisi Saat Diterima

Secara visual, motor diterima dalam kondisi lengkap dan langsung masuk proses dokumentasi. Pada tahap ini, tim tidak hanya melihat kondisi luar. Motor harus dibuka karena problem electrical pada motor sering baru terlihat setelah stator, rotor, terminal, journal, dan housing bearing diperiksa satu per satu.

Motor 45KW REA Kaltim saat diterima di workshop
Motor 45KW REA Kaltim saat diterima. Initial inspection dimulai dari visual check, lalu dilanjutkan dismantling dan pengukuran.
Rotor Motor 45KW REA Kaltim saat diterima
Rotor saat diterima. Rotor bars masih dinyatakan fit di laminated core iron, namun tetap perlu cleaning, drying, re-varnish, dan balancing bila diperlukan.

Temuan Elektrikal: Insulation <10 kΩ, Winding Tidak Balance

Hasil insulation resistance mencatat Ph U+V+W to Ground <10,00 kΩ. Dibandingkan acuan report minimum 100 MΩ berdasarkan IEEE Std. 43-2013, nilai ini masuk Not Acceptable. Dengan angka serendah ini, motor tidak layak dicoba running karena risiko short, trip, atau kerusakan lanjutan pada winding sangat tinggi.

Winding resistance juga tidak balance. Hasil pengukuran: U–V 180,65 mΩ, V–W 135,70 mΩ, dan U–W 136,21 mΩ. Karena referensi report mensyaratkan balance dalam toleransi ±5%, hasil ini memperkuat indikasi kerusakan pada stator winding.

Diagnosis utama: stator winding ditemukan burn dan terdapat banyak grease di dalam winding. Kontaminasi grease seperti ini bukan sekadar kotor; pada kondisi panas dan lembap, ia bisa mempercepat penurunan isolasi dan memperburuk kegagalan winding.
Stator NDE Motor 45KW REA Kaltim saat inspeksi awal
Stator sisi NDE setelah dismantling. Area winding menjadi fokus utama karena ditemukan burn dan kontaminasi grease.
Stator DE Motor 45KW REA Kaltim saat inspeksi awal
Stator sisi DE. Hasil electrical test menunjukkan insulation dan winding resistance tidak acceptable.

Temuan Mekanikal: Journal Under Size, Housing Over Tolerance

Dari sisi mekanikal, bearing clearance diperiksa mengacu pada EASA AR100-2020. Hasilnya, journal shaft dan housing bearing di sisi DE maupun NDE sama-sama keluar toleransi.

AreaReferenceHasil PengukuranStatus
DE Journal ShaftØ65 mm +0,002 ~ +0,015Ø64,070 mmNot Acceptable / under size
DE Housing BearingØ140 mm +0,025 ~ +0,000Ø140,050 mmNot Acceptable / over tolerance
NDE Journal ShaftØ60 mm +0,002 ~ +0,015Ø58,050 mmNot Acceptable / under size
NDE Housing BearingØ130 mm +0,025 ~ +0,000Ø130,060 mmNot Acceptable / over tolerance
Journal NDE Motor 45KW REA Kaltim
Journal sisi NDE. Measurement menunjukkan diameter sudah under size terhadap referensi.
Housing bearing DE Motor 45KW REA Kaltim
Housing bearing sisi DE. Housing yang over tolerance harus direpair agar bearing tidak longgar saat motor kembali running.

Ringkasan Hasil Inspeksi

ItemTemuanKeputusan Teknis
Stator WindingBurn dan banyak grease di dalam windingRewinding stator
Insulation Resistance<10,00 kΩ; acuan report minimum 100 MΩNot acceptable
Winding ResistanceU–V 180,65 mΩ; V–W 135,70 mΩ; U–W 136,21 mΩUnbalanced, not acceptable
Rotor BarsFit di laminated core iron masih baikClean, dry, re-varnish, balancing bila perlu
Journal DE/NDEOut of tolerance per EASA AR100Repair bearing journal
Housing DE/NDEOut of tolerance per EASA AR100Repair bearing housing
Bearing & SealBearing DE 6313-C3, NDE 6312-C3; nok seal TC 65-85-12 dan TC 60-75-8Replace
Inspection data Motor 45KW REA Kaltim
Data inspection mencatat electrical dan mechanical finding sebagai dasar rekomendasi repair.

Rekomendasi Repair

Scope repair yang direkomendasikan adalah rewinding stator, repair bearing journal DE & NDE, repair bearing housing DE & NDE, replacement bearing 6313-C3 dan 6312-C3, replacement nok seal, serta balancing rotor. Setelah assembly, motor harus melalui no-load running test dengan monitoring parameter elektrik dan temperatur.

Estimasi scope of works pada report tercatat Rp37.150.000. Nilai ini mencakup rewinding, repair area bearing, balancing rotor, penggantian bearing, dan penggantian seal. Yang penting: keputusan repair dibuat berdasarkan data, bukan feeling visual saja.

Catatan Maintenance: Grease Outlet Jangan Diabaikan

Temuan grease di dalam stator winding adalah pelajaran maintenance yang penting. Saat re-greasing, grease outlet harus dibuka supaya grease lama bisa keluar dan tidak terdorong ke area yang salah. Over-greasing atau jalur grease yang tertutup bisa membuat grease masuk ke area winding, menahan panas, menangkap debu, dan mempercepat degradasi isolasi.

Untuk motor yang bekerja di area industri seperti plantation, inspeksi periodik sebaiknya tidak berhenti di pelumasan. Grease management, temperatur bearing, noise/vibration, insulation resistance trend, dan dimensional check saat overhaul harus menjadi satu paket agar kerusakan tidak berulang.

Motor mulai sering trip, panas, atau insulation drop?

IR <10 kΩ • Journal under size • Housing over tolerance

UNO Solusi Teknik membantu initial inspection, electrical test, dimensional check, rekomendasi scope repair, rewinding, balancing, sampai final no-load test sebelum motor dikembalikan ke operasi.

Konsultasi Repair Motor via WhatsApp