← Kembali ke Blog

Inspection Report Motor 18,5KW REA Kaltim — Stator Burn & Coil Explosion

Motor 18,5KW REA Kaltim saat diterima untuk initial inspection UNO Solusi Teknik

Artikel ini adalah inspection report, bukan before-after repair. Artinya fokusnya ada pada kondisi motor saat diterima, hasil pengukuran awal, analisa kerusakan, dan rekomendasi pekerjaan yang perlu dilakukan sebelum motor layak dikembalikan ke operasi.

Unit yang diperiksa adalah AC Electromotor 18,5KW milik PT REA Kaltim Plantations. Berdasarkan initial inspection tanggal 27 April 2026 dengan nomor proyek PRPOM26118826, motor menunjukkan kerusakan serius pada stator winding: terbakar dan terdapat indikasi coil explosion.

Data Motor

CustomerPT REA Kaltim Plantations
EquipmentAC Electromotor 18,5KW
Frame / ModelB 180 M4 E 410
Daya / Tegangan18,5KW / 380V, 3 Phase, 50Hz
Speed1460 RPM
Project NumberPRPOM26118826
Tanggal Inspeksi27 April 2026
ReferensiIEEE 43-2013, EASA AR100, IEC 60072-1

Kondisi Saat Diterima

Motor diterima dalam kondisi terbungkus plastik. Dari sisi luar, inspeksi visual belum cukup untuk menentukan akar masalah. Setelah terminal dan komponen dibuka, terlihat adanya kontaminasi/kotoran pada terminal block, lalu saat dismantling ditemukan kerusakan berat pada winding stator.

Motor 18,5KW REA Kaltim saat diterima di workshop
Kondisi motor saat diterima untuk initial inspection. Visual luar perlu dilanjutkan dengan electrical dan mechanical check.
Terminal block Motor 18,5KW REA Kaltim saat inspeksi awal
Terminal block terlihat kotor/terkontaminasi. Area terminal selalu menjadi bagian penting dalam inspeksi awal motor.

Temuan Elektrikal: Insulation Gagal dan Winding Tidak Seimbang

Hasil insulation resistance menunjukkan nilai <10,00 kΩ. Jika dibandingkan dengan praktik pengujian insulation resistance berdasarkan IEEE 43-2013, nilai ini masuk kategori not acceptable. Untuk motor low voltage seperti ini, target minimal yang digunakan pada report adalah 100 MΩ.

Winding resistance juga tidak seimbang: U-V 0,84 Ω, V-W 1,05 Ω, dan U-W 0,56 Ω. Kombinasi insulation drop dan resistance unbalanced memperkuat diagnosis bahwa winding sudah mengalami failure, bukan sekadar basah atau kotor.

Diagnosis utama: stator winding terbakar dan terdapat bekas coil explosion. Dengan insulation <10 kΩ dan winding resistance tidak seimbang, motor tidak direkomendasikan untuk running sebelum rewinding.
Stator burn dan coil explosion pada Motor 18,5KW REA Kaltim
Area stator sisi DE menunjukkan winding hangus/terbakar dengan indikasi coil explosion. Ini adalah temuan kritikal dari inspection report.
Incoming inspection report Motor 18,5KW REA Kaltim
Incoming check mencatat stator terbakar, coil explosion, insulation resistance gagal, dan winding resistance tidak acceptable.

Temuan Mekanikal: Bearing dan Housing Perlu Ditangani

Dari sisi mekanikal, bearing yang digunakan adalah 6312-2Z/C3 pada sisi DE dan NDE, dan direkomendasikan untuk diganti. Housing bearing DE dan NDE terukur 130,035 mm, sementara standar H6 pada report berada di rentang 130,000–130,025 mm. Artinya housing sudah over tolerance.

Journal shaft sisi DE juga terdeteksi out of tolerance berdasarkan acuan EASA AR100. Rotor bars masih dinyatakan dalam kondisi baik, jadi fokus rekomendasi mekanikal ada pada bearing set, housing bearing, dan journal bearing DE.

Rotor assembly Motor 18,5KW REA Kaltim saat dismantling
Rotor assembly setelah dismantling. Rotor bars masih dinyatakan baik, namun journal dan housing bearing tetap perlu pengecekan dimensi.
Dimensional inspection Motor 18,5KW REA Kaltim
Dimensional inspection menunjukkan housing bearing over tolerance dan journal DE perlu repair.

Ringkasan Hasil Inspeksi

AreaHasil InspeksiStatus
Stator WindingBurn / coil explosionNot acceptable
Insulation Resistance<10,00 kΩ; acuan minimal report 100 MΩNot acceptable
Winding ResistanceU-V 0,84 Ω; V-W 1,05 Ω; U-W 0,56 ΩUnbalanced
Bearing DE/NDE6312-2Z/C3Replace
Housing Bearing DE/NDE130,035 mm; standar H6 130,000–130,025 mmOver tolerance
Journal Shaft DEOut of toleranceRepair required
Rotor BarsKondisi baikAcceptable

Rekomendasi Pekerjaan

Berdasarkan hasil inspection, pekerjaan yang direkomendasikan adalah rewinding stator, repair housing bearing sisi DE dan NDE, repair journal bearing DE, replacement bearing set 6312-2Z/C3, cleaning, painting, reassembly, dan final no-load running test untuk monitoring parameter elektrik serta temperatur.

Estimasi biaya perbaikan pada report tercatat Rp17.925.894, dibulatkan menjadi Rp17.900.000. Angka ini mengikuti scope yang diperlukan agar motor tidak hanya “bisa hidup”, tetapi kembali aman untuk operasi.

Kenapa Motor Ini Tidak Boleh Dipaksa Running

Dengan insulation resistance di bawah 10 kΩ, winding resistance tidak seimbang, dan visual stator sudah terbakar, risiko jika motor dipaksa running sangat tinggi: short antar turn/phase, trip proteksi, kerusakan lebih luas pada core, bahkan potensi flashover di terminal atau winding.

Inspection report seperti ini penting untuk memisahkan keputusan teknis dari asumsi. Data menunjukkan mana yang masih bisa dipertahankan — seperti rotor bars — dan mana yang wajib direpair sebelum motor dikembalikan ke lapangan.

Butuh initial inspection sebelum memutuskan repair motor?

IR <10 kΩ • Winding Unbalanced • Housing Over Tolerance

UNO Solusi Teknik membantu inspection report, electrical test, dimensional check, rekomendasi scope repair, estimasi biaya, sampai final test setelah pekerjaan disetujui.

Konsultasi Inspection Motor via WhatsApp