← Kembali ke Blog

Inspection Alternator 80 kVA REA Kaltim — Exciter Rotor Fail, Rectifier Short & Bearing Area Out Tolerance

Alternator 80 kVA Leroy Somer GN-S 003 REA Kaltim saat diterima untuk inspection

Ini adalah as received / as found inspection report untuk alternator 80 kVA / 50 Hz / 1.500 RPM milik PT REA Kaltim Plantations. Unit adalah Leroy Somer frame LL 2014L pada FG Wilson generating set, description GN-S 003, serial number 221242/47.

Berdasarkan report tanggal 18 June 2025, kondisi utama cukup jelas: stator winding dan insulation resistance masih PASS, tetapi unit tetap dinyatakan not fit for service karena ada beberapa defect kritikal pada exciter rotor, bearing journal/housing NDE, rotating rectifier, fan blade, dan AVR.

Data Alternator

CustomerPT REA Kaltim Plantations
DescriptionGN-S 003
Rating80 kVA / 50 Hz / 1.500 RPM
ManufacturerLeroy Somer — Frame LL 2014L (FG Wilson Generating Set)
Serial No.221242/47
Document No.UST-IR-REA-001
Tanggal Report18 June 2025
ReferensiEASA AR100-2020, IEEE Std 43-2000, ISO 286-1, ISO 1940-1 Grade G2.5

Kondisi Saat Diterima

Alternator didokumentasikan dalam kondisi as received sebelum masuk evaluasi electrical dan mechanical. Karena unit ini tipe single bearing alternator, pemeriksaan bearing journal dan housing difokuskan pada sisi NDE only; sisi DE bearing tidak applicable pada unit ini.

Alternator 80 kVA REA Kaltim saat diterima
Alternator 80 kVA saat diterima. Inspection dimulai dari dokumentasi visual, lalu pengujian winding, insulation, bearing area, rectifier, fan, dan AVR.
Rotor alternator 80 kVA REA Kaltim
Rotor alternator saat diterima. Area rotor dan exciter menjadi fokus karena defect utama ditemukan pada exciter rotor winding dan rotating rectifier.

Yang Masih Sehat: Stator Balance dan IR PASS

Generator stator winding resistance masih balance. Hasil pengukuran U1–U2 26,08 mΩ, V1–V2 26,03 mΩ, dan W1–W2 26,04 mΩ, dengan unbalance hanya 0,19%. Ini masih jauh di bawah limit ≤2% mengacu EASA AR100-2020 §5.3.

Insulation resistance juga masih di atas minimum 100 MΩ berdasarkan IEEE Std 43-2000. Generator stator mencatat 456 MΩ, 289 MΩ, dan 648 MΩ ke earth. Generator rotor field, exciter stator, dan exciter rotor juga PASS pada 500 VDC 1-minute test.

Good finding: stator winding resistance dan insulation resistance masih acceptable. Masalah utama bukan di main stator insulation, tetapi pada exciter rotor, rotating rectifier, bearing fit, fan blade, dan AVR condition.
Data winding resistance alternator 80 kVA REA Kaltim
Data winding resistance menunjukkan generator stator masih balance, tetapi exciter rotor winding tidak balance dan masuk kategori fail.

Defect Utama: Exciter Rotor Unbalance 24,6%

Defect paling jelas ada pada exciter rotor winding. Resistance phase-to-phase tercatat U1–U2 234,87 mΩ, V1–V2 299,27 mΩ, dan W1–W2 250,68 mΩ. Average-nya 261,61 mΩ, dengan maximum unbalance 24,6%. Ini jauh melewati limit ≤2%.

Probable cause pada report: partial shorted / open turns due to insulation breakdown. Rekomendasi teknisnya jelas: rewind exciter rotor winding dan lakukan dynamic balancing post-rewinding mengacu ISO 1940-1 Grade G2.5.

Rotor exciter dan bearing journal NDE alternator 80 kVA
Rotor exciter dan bearing journal NDE. Exciter rotor winding menjadi salah satu critical defect karena unbalance resistance mencapai 24,6%.

NDE Journal Undersize dan Housing Oversize

Dari sisi mechanical fit, NDE bearing journal dan NDE bearing housing sama-sama FAIL. Journal NDE terbaca 34,050 / 34,050 / 34,040 mm, sedangkan tolerance report adalah 35,002–35,013 mm. Deviasi mencapai −0,953 sampai −0,963 mm, masuk kategori undersize.

Housing NDE terbaca 80,460 / 80,250 / 80,232 mm, sedangkan tolerance report adalah 80,000–80,019 mm. Deviasi +0,181 sampai +0,441 mm, masuk kategori oversize. Required action untuk keduanya adalah metalspray / thermal spray / metallizing ke ukuran target.

AreaHasil PengukuranReferensiStatus / Action
NDE Journal34,050 / 34,050 / 34,040 mm35,002–35,013 mmFAIL — metalspray to 35,010 mm
NDE Housing80,460 / 80,250 / 80,232 mm80,000–80,019 mmFAIL — metalspray to 80,000 mm
Housing bearing NDE alternator 80 kVA REA Kaltim
Housing bearing NDE as received. Housing oversize harus dikembalikan ke tolerance agar bearing fit dan tidak memicu vibration berulang.

Rotating Rectifier Short dan AVR R250 Perlu Replacement

Rotating rectifier assembly BV Elektronik 0402 ditemukan dalam kondisi very poor: oxidised, coating degraded, dan ada visible mechanical damage pada diode/varistor elements. Hasil diode test juga gagal: forward resistance 1,5 mΩ pada semua 3 diode, dan reverse resistance 0,3 / 1,5 / 1,5 mΩ. Reverse resistance seharusnya near-infinite; angka rendah seperti ini menunjukkan diode shorted.

AVR Leroy Somer R250 juga tidak bisa dianggap sehat. Housing heavily soiled, terminal E+/E- oxidised, dan functional bench test tidak dilakukan. Karena unit sudah membutuhkan rewinding exciter rotor dan replacement rectifier, report merekomendasikan replace AVR preventively dengan OEM-equivalent unit.

AVR Leroy Somer R250 alternator 80 kVA kondisi as received
AVR Leroy Somer R250 as received. Kondisi heavily soiled dan terminal oxidised; functional integrity belum bisa dikonfirmasi tanpa bench test.

Fan Blade Crack: Risiko Imbalance Saat Operasi

Cooling fan blade ditemukan crack pada salah satu blade. Untuk rotating equipment, crack pada fan bukan masalah kecil. Jika dibiarkan, crack bisa berkembang, menyebabkan imbalance, meningkatkan vibration, dan mempercepat kerusakan bearing atau komponen rotating lainnya.

Fan alternator 80 kVA REA Kaltim ditemukan crack
Fan alternator as received. Rekomendasi report: weld repair cracked blade dan dynamic balancing fan post-repair.

Ringkasan Keputusan Teknis

ItemFindingRecommended Action
Generator Stator WindingBalanced 0,19%No action required
Insulation ResistanceAll windings above IEEE 43-2000 minimumNo action required
Exciter Rotor WindingUnbalance 24,6%, limit ≤2%Rewind + dynamic balancing G2.5
NDE Bearing JournalUndersize −0,953 to −0,963 mmMetalspray to 35,010 mm
NDE Bearing HousingOversize +0,181 to +0,441 mmMetalspray to 80,000 mm
Rotating RectifierAll 3 diodes shorted / very poor conditionReplace BV Elektronik 0402 OEM-equivalent
Cooling Fan BladeCrack found on one bladeWeld repair + dynamic balancing
AVR Leroy Somer R250Soiled, oxidised, not bench-testedReplace preventively
Summary findings alternator 80 kVA REA Kaltim
Summary findings menyimpulkan unit tidak fit for service. Full repair dan overhaul diperlukan sebelum alternator dikembalikan ke operasi.

Verdict: Not Fit for Service

Overall verdict pada report adalah UNIT NOT FIT FOR SERVICE. Ada enam defect kritikal pada kondisi as received. Dengan kombinasi exciter rotor winding fail, rectifier short, bearing fit out tolerance, fan crack, dan AVR unverified, alternator tidak aman untuk langsung dioperasikan.

Approach yang benar adalah repair terukur: rewind exciter rotor, restore bearing journal dan housing dengan metalspray, replace rectifier dan AVR, repair fan blade, lalu lakukan balancing dan functional test sebelum unit dikembalikan ke site.

Alternator genset voltage tidak stabil, excitation bermasalah, atau bearing area aus?

Exciter rotor unbalance 24,6% • Rectifier short • NDE journal undersize • Housing oversize

UNO Solusi Teknik membantu inspection alternator, winding resistance test, insulation resistance test, diode/rectifier check, AVR assessment, metalspray bearing area, rewinding exciter, balancing, dan final testing.

Konsultasi Repair Alternator via WhatsApp