← Kembali ke Blog

Before After AC Electromotor Crane 7,5KW — PT Mitra Murni Perkasa

AC Electromotor Crane 7,5KW selesai direstorasi UNO Solusi Teknik

Satu unit motor crane kecil di angka 7,5KW bisa terlihat sederhana. Tapi ketika motor ini bekerja sebagai bagian dari sistem crane, kegagalannya bisa langsung berdampak ke proses lifting, handling material, dan produktivitas area kerja.

Pada pekerjaan ini, PT UNO Solusi Teknik menangani AC Electromotor Crane No.2 milik PT Mitra Murni Perkasa (MMP). Kondisi awal menunjukkan kerusakan kombinasi: sisi elektrikal bermasalah karena winding stator terbakar, sementara sisi mekanikal juga perlu perhatian karena housing bearing mengalami retak dan posisi sudah tidak lagi ideal.

Project ini terdokumentasi dalam Before After Report UST.AC-052026-004. Inspeksi awal dilakukan pada 7 Mei 2026, kemudian unit melewati proses perbaikan, perakitan ulang, dan final test sampai siap kembali digunakan.


📋 Data Unit

⚙️ AC Electromotor Crane No.2

CustomerPT Mitra Murni Perkasa
EquipmentMotor Crane No.2
Model / FrameYVPEZ132M
Daya7,5 KW
Tegangan380V, 3 Phase, 50Hz
Arus17 A
Putaran1440 RPM
Bearing6308-2RS, Drive End & Non-Drive End
Insulation ClassClass F
ProtectionIP55
Nameplate AC Electromotor Crane 7,5KW PT Mitra Murni Perkasa
Nameplate unit menjadi dasar verifikasi kapasitas, tegangan kerja, arus, putaran, frame, bearing, dan kelas proteksi sebelum pekerjaan dilakukan.

🔍 Kondisi Awal Saat Diterima

Temuan awal menunjukkan unit tidak cukup hanya dibersihkan atau diganti bearing. Ada dua masalah utama yang harus diselesaikan bersamaan: winding stator terbakar dan housing bearing Drive End mengalami crack. Kalau hanya salah satu yang diperbaiki, risiko kegagalan berulang tetap tinggi.

Kondisi winding stator terbakar sebelum rewinding
Kondisi winding stator sebelum perbaikan. Pada tahap ini dilakukan pembongkaran, inspeksi visual, dan pengecekan awal untuk menentukan tindakan rewinding.
Kerusakan crack pada housing bearing Drive End
Area housing bearing Drive End ditemukan retak dan perlu repair. Bagian seperti ini sangat penting karena mempengaruhi alignment, dudukan bearing, dan stabilitas putaran rotor.

🛠️ Scope Pekerjaan UNO Solusi Teknik

Untuk mengembalikan unit ke kondisi layak operasi, pekerjaan dilakukan secara menyeluruh dari sisi electrical sampai mechanical. Pendekatannya bukan sekadar membuat motor hidup kembali, tapi memastikan motor cukup aman dan stabil untuk kembali masuk ke duty crane.

AreaPekerjaanTujuan
ElectricalStator rewindingMengembalikan karakteristik winding dan keseimbangan tahanan antar fasa.
MechanicalRepair housing bearing DEMemperbaiki retakan dan dudukan bearing agar tidak terjadi vibrasi berlebih.
Rotating PartPenggantian bearing 6308-2RSMemastikan putaran halus pada sisi Drive End dan Non-Drive End.
RefurbishingCleaning dan paintingMelindungi body motor dan mengembalikan kondisi visual unit.
Quality ControlNo-load running testMemastikan arus, temperatur, putaran, dan performa dasar stabil sebelum delivery.

⚡ Rewinding Stator dan Perbaikan Mekanikal

Setelah proses dismantling, stator dikerjakan ulang melalui proses rewinding. Targetnya adalah mendapatkan tahanan antar fasa yang seimbang dan tahanan isolasi yang aman. Pada motor crane, kualitas winding sangat penting karena motor sering mengalami siklus start-stop dan beban dinamis.

Stator setelah proses rewinding dan varnish
Stator setelah proses rewinding. Hasil akhir winding harus rapi, padat, dan memiliki isolasi yang memadai sebelum motor dirakit kembali.

Dari sisi mekanikal, housing bearing Drive End diperbaiki karena keretakan pada area dudukan bearing dapat menyebabkan putaran tidak stabil. Jika dibiarkan, bearing baru pun bisa cepat rusak karena beban tidak tersalurkan dengan benar.

📊 Hasil Pengujian

Setelah perakitan ulang, unit menjalani final test. Hasil yang paling signifikan terlihat pada tahanan isolasi. Sebelum pekerjaan, nilai insulation resistance berada di bawah batas aman, tercatat < 10 kΩ. Setelah rewinding dan proses finishing, nilai naik menjadi 2,08 GΩ.

✅ Before vs After

Winding StatorBefore: burned / tidak normal
After: selesai rewinding, tahanan antar fasa seimbang 1,10 Ω
Insulation ResistanceBefore: < 10 kΩ
After: 2,08 GΩ
Housing Bearing DEBefore: crack dan out of tolerance
After: selesai repair
Bearing DE & NDEBefore: perlu penggantian
After: bearing baru 6308-2RS
Kondisi FisikBefore: kotor dan cat mengelupas
After: bersih, repainting, siap delivery
Running test AC Electromotor Crane 7,5KW
Final running test dilakukan untuk memverifikasi arus, temperatur, putaran, dan kestabilan operasi tanpa beban sebelum unit dikembalikan ke customer.

✅ Hasil Akhir

Setelah rewinding, repair housing, replacement bearing, cleaning, painting, dan final test, motor crane kembali dalam kondisi siap pakai. Secara electrical, nilai isolasi sudah jauh lebih baik. Secara mechanical, dudukan bearing sudah diperbaiki. Secara visual, unit juga sudah rapi setelah proses refurbishing.

Motor crane selesai painting dan siap dikirim
Unit motor crane setelah proses painting dan final check. Motor siap dikirim kembali untuk mendukung operasional PT Mitra Murni Perkasa.

Kenapa Pekerjaan Seperti Ini Harus Dikerjakan Menyeluruh?

Motor crane bekerja dalam kondisi start-stop, beban berubah, dan sering berada di lingkungan industri yang menuntut. Karena itu, kerusakan winding tidak boleh dilihat sebagai masalah elektrikal saja. Bearing, housing, alignment, insulation system, dan hasil running test harus diperiksa sebagai satu sistem.

Inilah pendekatan yang kami gunakan di UNO Solusi Teknik: inspect, repair, test, document. Dengan dokumentasi before-after, customer bisa melihat kondisi awal, tindakan perbaikan, dan hasil akhir secara jelas.

Butuh Rewinding, Overhaul, atau Repair Motor Crane?

UNO Solusi Teknik siap menangani motor listrik industri, motor crane, generator, alternator, rewinding, mechanical repair, bearing replacement, balancing, dan final testing di workshop kami.

Hubungi Kami via WhatsApp →